Tuesday, 31 May 2011

Penjajahan Ekonomi Sosial





Salah satu factor masalah social yang terjadi di Indonesia yaitu factor ekonomi yang meliputi kemiskinan dan pengangguran. Langkanya lapangan pekerjaan dan masih tingginya angka kemiskinan dan pengangguran sebagai bukti ketidak mampuan pemerintah untuk mengentas kemiskinan serta semakin merajalelanya KKN. Sector sector usaha yang strategis hanya di kuasai oleh segelintir orang dan kelompok tertentu. Kesenjangan ekonomi social yang terjadi sudah sangat parah sebagai perbandingannya di Indonesia ada 150 orang kaya yang memiliki dan menguasai 650 triliun rupiah. Sementara sebagian besar rakyat(sekitar 50 juta jiwa lebih) hanya memiliki penghasilan pas pasan sekitar Rp.6000,- perharinya yang untuk makan sehari hari saja sudah sulit.
Berbagai bidang kesenjangan social yang terjadi antara lain seperti kesenjangan kepemilikan asset antar domestic dan asing.Meliputi berbagai sector yaitu sector MIGAS yang telah di kuasai pihak asing sebanyak 85% kemudian PERBANKAN, bahkan sector tekstil,retail,industry dan ketergantungan di bidang pangan seperti adanya pemerintah yang masih tetap saja mengimport beras,tepung terigu dari luar negeri ,sehingga dalam hal apapun Indonesia sudah tidak mandiri dan tergadaikan.
Pasal 33 ayat 3 UUD 1945 yang mengatur tentang Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.Pasal ini telah di sahkan dengan Peraturan Presiden tahun 2007 tentang UU penanaman modal dan semuanya di kuasakan/di serahkan untuk pihak swasta/asing.Sehingga pasal 33 UUD 1945 beralih fungsi menjadi kemakmuran untuk pihak asing yang telah menguasai sector strategis 95% sedangkan yang 5% untuk negara, jika di amati telah terjadi liberalisasi di berbagai sector, sehingga banyak industry seperti sector tekstil, furniture dan pengolahan kayu yang gulung tikar. Asing telah menguasai 70% pasar tekstil.
Indonesia sebagai negara yang kaya raya memiliki potensi sumber daya alam tapi semuanya hanya di kuasai dan di nikmati asing,sedangkan pemerintah tampaknya lebih memihak kepada asing dan pesimis untuk mampu mensejahterakan rakyat dan rakyat berada di pihak yang tidak berdaya.
Indonesia belum merdeka sepenuhnya negara kita masih di jajah secara ekonomi oleh negara lain, sedangkan ekonomi merupakan tiang negara bagaimana jadinya apabila tiang suatu negara telah tumbang ?Indonesiaku tergadaikan.

Friday, 27 May 2011

Nasib Tragis TKI


Ribuan warga Indonesia telah menjadi TKI di luar negeri, tetapi banyak kasus yang telah menimpa para TKI tersebut selama bekerja seperti kasus penganiayaan,perkosaan,pelecehan seks dan bahkan di bunuh.Sungguh malang dan tragis nasib bangsa kita yang sedang mencari nafkah dan berharap ada peningkatan kehidupan ekonomi yang lebih baik. Para warga Indonesia yang berangkat ke luar negeri sebagai TKI pada umumnya tergiur iming iming gaji yang tinggi di bandingkan dengan bekerja di negeri sendiri .

Minimnya lapangan pekerjaan serta masih tingginya angka pengangguran dan kemiskinan mendorong para warga untuk mencari solusi problematika kehidupan agar terbebas dari derita lilitan kesulitan ekonomi. Seharusnya pemerintah memberi perhatian dan perlindungan terhadap keselamatan dan keamanan para warga ini selama menjadi TKI, tanpa adanya kepedulian dari pemerintah ,maka akan tetap terjadi tindakan sewenang wenang terhadap mereka, para TKI seolah bukan manusia yang memiliki hak hak asasi sebagai pekerja dan sebagai seorang manusia,mereka bukan budak ,tapi wajib untuk di lindungi dan di perhatikan nasibnya selama bekerja di negeri asing. Undang Undang No.39 tahun 2004 tentang penempatan dan perlindungan TKI di luar negeri tidak mengandung kepastian dan tidak efektif, bahkan sangat lemah, sehingga bisa mengakibatkan terjadinya human trafficking (perdagangan manusia) di luar negeri. Pemerintah tampaknya tidak peduli serta tidak menghargai nyawa para TKI tersebut yang seperti tidak ada nilainya. Bahkan Undang Undang No.39 tahun 2004 ini mengandung hal yang tidak memihak kepada pekerja migrant/TKI.

Padahal ribuan TKI yang berangkat untuk bekerja di luar negeri telah memberikan devisa yang merupakan salah satu sumber pendapatan negara di samping pajak,retribusi dan penghasilan lainnya yang maksud dan tujuan di bentuknya untuk melindungi warga negara Indonesia.

Di dalam pasal 34 UUD 1945 negara ini ada untuk mensejahterakan rakyat termasuk fakir miskin dan anak anak terlantar di pelihara oleh negara.Maka negara berkewajiban melindungi, menghargai dan memenuhi hak hak warganya atau hak hak rakyat yang berkaitan dengan hak ekonomi,social,budaya,social dan politik. Tetapi realititanya rakyat masih jauh dari kehidupan yang sejahtera begitu pula di bidang usaha skala kecil dan menengah mengalami kesulitan untuk berkembang di karena semua fasilitas pentig/strategis di kuasai oleh orang orang tertentu/kelompok tertentu yang hidupnya mewah ,sedangkan rakyat hidupnya pas pasan bahkan di bawah garis kemiskinan.



Palangkaraya is the capital of Indonesia



Jakarta in valued is not kondufsif to become the central Government and the central business circulation.Domestic economic activity that requires a lot for the Capital of Indonesia  will  the Move immediately to Palangkaraya (Central Kalimantan). Palangkaraya has an area of ​​2.678.51 km in comparison with Jakarta that the with is only 661.51 square kilometers, there is no volcano and away from potential earthquake. Move the capital of Indonesia to Palangkaraya not difficult location not far from Jakarta and the fit is ideal, although cost large enough, but if the thought is ideal for long-term Central of Kalimantan very broad and strategic.


Presiden Ir.Soekarno. President of First Republic was the first person who wanted to move the capital of Indonesia to Palangkaraya, is really a brilliant idea, he was interested in the area at the time in Palangkaraya  is inaugurated as the capital of Central Kalimantan Province in 1957 and he was make to design regional such as the State Capital.


 And not just Mr. Soekarno, who want Indonesia as the capital of Palangkaraya Republic, but also Chairman of Commission II of the House of Representatives in charge of the State Government in the rated that exactly as the capital of Palangkaraya Indonesia is also Vice Chairman of Commissioners II Ganjar Pranoto agree if Parliament as the capital of Palangkaraya.


The main problem is the flood that hit Jakarta, traffic jams, crowded, so that Jakarta is now like a city where paralyzed,flood where many tall buildings in Jakarta to make the soil structure is damaged and cause flooding.


 In terms of infrastructure, the region of Central Kalimantan easier to get up, let alone its location in the middle of a strategic Kalimantan.So for other distributions and other information as well for the long term.


One of the Presidential speech excerpt ir.Soekarno when I do pole was puted Palangkaraya City Development in 1957, which reads:


 "Make Palangkaraya City as the capital and the models do not build buildings along the riverfront Kahayan and land along the banks of the river tersebut.Should the designation for the park, so at night that looks just beautiful fairy lights flickering when the person across the river."


 Palangkaraya very neat and has concept in 1999 earned the nickname City of Palangkaraya as the cleanest and orderly city in Indonesia.


 Palangkaraya City has a draft design before the population resides, the link that is wide on the left side of the street there are parks and street pendestrian park road between the road and not .Total dense population makes it extremely comfortable in the city of Palangkaraya ini.I am very confident that will be State Capital of Asia's most extraordinary, if realized a capital city of Indonesia.


Stategic, safe from earthquakes, tsunamis or other natural disasters, and has a vast territory and natural resources such as: Gold, silver, coal, rattan, rubber, woods, cloves, coffee, pepper, palm oil, diamonds and Tourism Object beautiful that can say as a paradise on Tourism.


 For example, Object Tourism beautiful and interesting is Sebangau National Park, Batu Suli, Tanjung Putting and many more.Special to Object Tourism is located in the village of Batu Suli Manange  that often called Kec.Tewah Kab.Gunung Mas Upon Stone with the capital Kuala Kurun.


 Batu Suli is very unique  is located on the riverbank Kahayan who have a very beautiful scenery of Kuala Kurun journey towards this place takes about one hour by using a motor vehicle or motor boat while enjoying the beautiful scenery of the river Kahayan.


 Batu Suli has a very beautiful scenery  like Chinese paintings, beautiful, natural, and we can find a variety of flora and fauna are diverse in this place as well as historic sites.


Written by Terry Raban Kusumanegara.

Wednesday, 25 May 2011

manipulasi beras


Negara kita Indonesia adalah negara yang agraris, tapi selalu kekurangan beras yang merupakan makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia, Sehinggga pemerintah mengimport beras dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri. Kalau hal ini terus berlangsung maka akan semakin merusak stabilitas ekonomi yang tentunya dapat memicu ketidak stabilan politik Kalau kita amati tampaknya ada permainan oleh para elite politik,pejabat tinggi negara dan pelaku ekonomi dengan melakukan KKN dan membuat issue kelangkaan beras.

Sebagai negara yang agraris mestinya Indonesia bisa mandiri tidak tergantung dengan luar negeri, dulu Indonesia adalah pengeksport beras dan sempat terhenti sebagai pengimport beras selama dua tahun, pada tahun 2008 dan 2009 dan tahun 2010 pemerintah mengimport beras kembali sebanyak 1,2 juta ton ,menurut perkiraan tahun 2011 pemerintah akan mengimport beras sebanyak 1,75 ton. Untuk menjaga harga beras agar tetap stabil di awasi oleh sebuah lembaga yang bernama BULOG adapun tugas BULOG ini mengawasi cadangan beras dan melakukan operasi pasar jika di perlukan, tapi dalam realitanya harga beras tetap tidak stabil di pasaran.

Sudah menjadi rahasia umum Indonesia mengeksport beras ke luar negeri (negara tertentu) lalu membelinya kembali dan di import balik ke Indonesia. Politik ekonomi yang strategis tapi merugikan rakyat banyak,petani. Nasib para petani semakin terpuruk dengan adanya pemerintah mengimport beras maka harga gabah dan beras local menjadi anjlok akan tetapi harga pupuk bertambah mahal. BULOG mematok harga di bawah pasaran dengan harga yang di tetapkan BULOG Rp.5.060/kg ,jika di bandingkan dengan biaya produksi maka produsen lebih memilih untuk berhenti berproduksi dan akibatnya stock beras BULOG menjadi kosong.

Masalah kelangkaan beras sangat rawan karena bisa membuat rakyat menjadi marah dan pada suatu saat nanti akan bisa terjadi gejolak politik, apabila pemerintah tidak segera mengambil langkah langkah yang memihak pada rakyat. Dengan berbagai alasannya pemerintah tetap mengimport beras, hal yang tidak masuk akal, karena pada bulan april s/d mei 2011 ini adalah masa panen raya padi, jadi pemerintah telah mengambil langkah keliru dan terlihat nyata adanya KKN.

Tidak adanya daya beli sebagian masyarakat sebagai akibat masih tingginya angka kemiskinan dan pengangguran di Indonesia. Kita kembalikan lagi hal pada hati nurani para pemimpin negeri ini di manakah rasa nasionalismenya.
Google
WEB
Images
Local
Mobile Web (beta)